Berkunjung Ke Masa Lalu Berjarak 10 Tahun

Berkunjung Ke Masa Lalu Berjarak 10 Tahun

Teori mesin waktu hingga keberadaan mesin waktu yang saat ini masih disembunyikan selama ini masih menjadi topik yang selalu menarik untuk dibahas dan bahkan diperdebatkan. Bahkan Stephen Hawking sempat mencoba mengundang para time-traveler untuk datang ke acaranya sekedar untuk membuktikan bahwa mesin waktu akhirnya bisa ditemukan. Namun tidak ada satupun time-traveler yang datang. Dan itu cukup membuktikan bahwa mesin waktu tidak akan pernah ditemukan dan waktu memang hanya berjalan linear.


Ditengah skeptical saya terkait teori mesin waktu, tanpa sengaja saya terlibat dalam aktifitas tsb. 

Seketika saya berada diantara teman-teman lama saya di pecel lele di area Bandung. Tapi saya sadar mereka bukan teman-teman yg saya kenal saat itu, melainkan sebelum itu, beberapa bulan sebelum saya seharusnya tinggal dirumah itu.

Seketika saya tanya ke mereka, Tahun berapa ini ? 

Dan mereka kebingungan dan saling tatap.Mungkin karena saya masih tampak asing juga dimata mereka. Saya lihat beberapa kalender yang tertempel di dinding ruang utama di belakang mereka dan tampak sangat jelas tertulis 2010 di semua kalender dengan berbagai model. 

Sesaat mereka pun jawab, "tahun 2010, kenapa to?"

"Gpp jawab saya". Sambil saya memperhatikan bentukan saya sendiri yang ternyata badan yg sekarang lengkap dengan aksesoris dan hp yang saya punya saat ini yang tentunya belum ada di tahun itu. 

Disana saya bilang kalo saya datang dari tahun 2020 dan mereka kayak bengong bingung. Saya tunjukan beberapa hal yang akhirnya bikin mereka setengah percaya sampai akhirnya kita ngobrol ringan depan tv yang siarannya juga tayangan tahun 2010 an. Lengkap dengan selingan iklan yang sekarang sudah tidak tayang lagi.

Saya sampein juga beberapa hal yang akan terjadi di tahun-tahun mendatang mereka sekedar untuk mengingatkan, lengkap dengan kesan-kesan saya ke mereka. Tidak banyak memang yang saya sampaikan lantaran saya tidak tau banyak hal yang mereka alami kedepannya. Hanya beberapa hal yang saya rasa cukup penting yg saya tahu. 

Namun karena mereka kembali bingung karena mungkin semua hal tsb tidak masuk akal mereka, dan saya rasa juga tidak seharusnya mereka tau banyak hal di tahun-tahun mendatang, akhirnya saya memilih untuk berkeliling rumah yang kita tinggali bersama tersebut sembari merekam dengan video yang saya pikir bakal jadi bukti perjalanan terjauh saya selama hidup karena bahkan rumah tersebut masih dengan bentuk sebelum renovasi dimana saya belum ada disana saat itu dan nantinya bisa saya upload di sosmed. 

Sembari keliling, sesekali saya interview teman-teman saya lagi sembari saya video in, dengan kalimat pembuka "Ini adalah perekaman yang dilakukan pada tahun 2010", dan tidak lupa juga buat mengambil gambar suasana kota Bandung saat itu yang  tampak berbeda dengan kondisi saat ini. 

Saat berkeliling, ada satu koran yang saya temui disana dimana terpampang iklan BalckBerry Messenger lengkap dengan penampakan Hp Qwerty yang masih booming saat itu. Sempat kepikiran buat coba download BBM yg saat ini sudah tutup sekedar nyoba aksesnya, cuma saya batalkan mengingat saya rasa tidak penting juga. 

Lanjut keliling dan ngobrol dengan beberapa penghuni rumah yang salah satunya adalah bos saya kala itu yang sekarang sudah meninggal, tapi saya tidak bilang soal hal itu khawatir hanya akan membuatnya sedih dan terluka. 

Saya liput semua aktifitas disana sampai malam yang kebetulan hari itu kita semua sedang libur kerja sehari. Biasanya memang kita libur dua kali dalam sebulan dan kerja kita mulai sore hingga malam.

Ok saya rasa udah cukup, beberapa clip video udah tersimpan dengan kualitas kamera yang kekinian dan saya yakin hasilnya jernih. Dan siap untuk di unggah di media sosial ketika saya balik ke tahun 2020. 

Tapi sialnya... Seketika semua bukti tersebut lenyap sesaat saya bangun. Damn