
Apakah Blogger Masih OK di 2022 ?
Sepuluh tahun lalu, fenomena Bloging mungkin begitu akrab di telinga kita di jaman Youtube belum sebesar sekarang, apalagi Tiktok belum lahir. Namun kemajuan era teknologi memang begitu pesat dan mau tidak mau kita memang harus beradaptasi dengan hal itu.
Satu dekade lalu, kebutuhan Blog untuk pengguna juga tidak seperti sekarang ini dimana dulu orang bisa menemukan tutorial yang dibutuhkan dengan mencari dan membaca artikel. Namun sekarang sepertinya orang lebih memilih untuk melihat tutorial melalui media video di Youtube. Karena banyak orang mengaku lebih mudah memahami tutorial dengan visualisasi bergerak berupa video.
Dan belakangan juga saya sering sekali melihat ada jawaban begini "Di youtube banyak" ketika menjawab seseorang bertanya pada sebuah forum. Dimana dulu orang lebih sering menyebut Google ketimbang Youtube.
Lalu, apakah dengan kondisi seperti ini Blog masih bisa bertahan ?
Tentu.
Blog vs Youtube
Belakangan belum lama ini saya melihat satu post di suatu forum yang membahas keluh kesah seorang pengelola website yang harus rela kehilangan milyaran penghasilannya dari blog karena dianggap klik iklannya tidak valid oleh penyedia iklan dalam hal ini Google AdSense.
Apa ? Milyaran ? Dari blog ?
Ya, penghasilannya selama ini bisa sampai 3 Milyar dalam sebulan dari artikelnya di blog yang ia kelola. Tentunya dengan modal yang cukup besar untuk mengiklankan blognya itu, jadi jangan heran.
Dengan melihat adanya kasus diatas, rupanya pasar blog masih belum hilang. Seperti kadang saya juga mencari informasi berdasar teks pencarian di Google yang kemudian ditujukan ke blog ataupun website ketimbang harus menonton video panjang.
Belum lagi banyak orang yang mempermasalahkan kuota menonton video akan lebih boros ketumbang hanya baca artikel di blog ataupun website. Dan saya setuju meskipun saya bukan pengguna kuota internet.
Lalu, apakah potensi menulis blog masih sama bagusnya dengan menulis blog sepuluh tahun lalu ?
Potensi
Jawabannya tentu bergantung dari apa tujuan anda menulis blog dan jawaban umumnya adalah IYA, bahkan potensinya jauh lebih besar. Mengingat infrastruktur internet di Indonesia saja sudah jauh lebih berkembang. Fitur Google lebih canggih dan masih banyak lagi aspek pendukung yang lain.
Kemudian balik lagi ke masalah tujuan. Jika membangun blog atau website untuk mendulang penghasilan besar apakah masih memungkinkan ? Tentu. Ingin terkenal ? Bisa jadi.
Kalau masalah ketenaran mungkin media visual lebih cocok untuk anga yang ingin cepat terkenal seperti melalui media Tiktok atau menjadi Selebgram dan mendapat endorse.
Untuk blog sepertinya kurang mampu membawa anda cepat terkenal, lantaran orang sering kali tidak peduli dengan penulis artikel yang mereka baca.
Lalu platform bloging apa yang terbaik untuk saat ini ?
Memilih Platform
Jaman sekarang ini platform mikro bloging ada begitu banyak dan anda bisa memilih yang terbaik diantaranya sesuai dengan kebutuhan. Sebut saja disini Blogger yang memang sedari awal saya gunakan masih menjadi pilihan terbaik untuk saya selain lebih mudah dalam perawatannya, kebutuhan biaya juga lebih murah lantaran kita tidak perlu membayar hosting dan platform Blogger cukup stabil hingga saat ini.
Tentu pilihan anda ada ditangan anda sendiri disesuaikan dengan kebutuhan yang anda miliki.
Lalu, jika ingin menjadi penayang iklan melalui media blog, apakah masih bisa lebih ok dari Youtube ?
Adsvertising
Hal ini sepertinya tergantung cara mengelola nya.
Seperti yang sempat saya singgung diatas, seseorang bisa menghasilkan milyaran dalam sebulan hanya dari artikelnya di blog. Dalam hal ini saya sebut blog karena memang website yang ia kelola memiliki update artikel (Web log) dan bukan website statis sehingga artikelnya terus diperbarui mengikuti kabar terkini atau sebuah trend yang sedang berkembang.
Disisi lain, Youtube pun demikian. Anda bahkan bisa membuat video ngobrol gak jelas dengan menghadirkan bintang tamu yang tengah viral dan otomatis views meningkat tajam berbanding lurus dengan penghasilan yang anda dapatkan.
Mana yang lebih laku ? Keduanya laku.
Untuk modal, mada yang lebih besar antara Blog dan Youtube ?
Modal
Mengenai masalah modal, tentu hal ini berkaitan dengan hal yang paling mendasar kita yakni tujuan kita sendiri. Apa tujuan kita membuat blog ataupun channel Youtube atau channel media sosial lainnya ?
Jika tujuannya hanya memposting atau menuliskan hasil pikiran, tenang, semua platform adalah merupakan layanan gratis seumur hidup. Tidak dibutuhkan modal sama sekali, yang kita harus miliki hanyalah perangkat ala kadarnya yang kita gunakan setiap hari beserta kuota internet dan sinyal yang memadai.
Namun jika tujuan kita adalah membangun bisnis tentu modal akan lebih diperhatikan, misalnya untuk membangun stuido youtube yang proper tentu gear yang dibutuhkan tidak sembarangan.
Bahkan di ranah blog pun begitu, mulai dari biaya domain, hosting jika dibutuhkan dan biaya periklanan agar blog mendapat trafik yang mendatangkan keuntungan dari penayangan iklan.
Jadi, kembali ke pertanyaan awal ? Apakah Blogger masih OK di 2022 ?
Jawabannya adalah masih dan bergantung dari apa tujuan anda dan bagaimana mengelolanya.
Sampai disini saya ucapkan terimakasih untuk anda yang membaca sampai baris ini.
Dan tulisan ini saya buat semata agar supaya konten di blog saya ini bertambah. Itu saja.
Post a Comment
Ada pertanyaan? Diskusikan dengan penulis atau pembaca lain
Tulis Pertanyaan